IMG-20261013-WA0072

Murexs.com, EMPAT LAWANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Empat Lawang terus memperkuat gerakan Bejeghum P4GN Bersinar dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi perempuan hingga insan pers.

Gerakan yang mengandalkan kearifan lokal ini bertujuan memperluas upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) hingga ke tingkat desa, sekaligus mendukung terwujudnya Desa Bersih Narkoba atau Desa Bersinar.

Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, Andi Kurnian, S.Sos., menyampaikan hal tersebut seusai rapat koordinasi fasilitasi intervensi sumber daya pembangunan di desa yang digelar di Kantor BNN Kabupaten Empat Lawang, Selasa (13/10/26).

Andi menjelaskan, kata Bejeghum berasal dari bahasa lokal Empat Lawang yang berarti mengajak.

Melalui gerakan tersebut, masyarakat diajak melakukan berbagai kegiatan positif, khususnya dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Bejeghum ini berasal dari bahasa lokal kita, bahasa Empat Lawang, yang artinya mengajak. Kita mengajak masyarakat melakukan kebaikan, termasuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujarnya.

Menurut Andi, keberhasilan program P4GN membutuhkan keterlibatan berbagai sektor.

Karena itu, BNN Empat Lawang menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, pemerintah kecamatan dan desa, serta berbagai organisasi perempuan.

Organisasi perempuan yang dilibatkan di antaranya Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan, Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan Bunda Posyandu.

Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan lingkungan sosial terhadap ancaman narkoba.

Melalui lingkungan keluarga, edukasi mengenai bahaya narkotika dapat ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.

Oleh sebab itu, upaya pencegahan tidak cukup hanya melalui kegiatan formal, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari keluarga hingga lingkungan masyarakat desa.

Selain meningkatkan kesadaran masyarakat, gerakan Bejeghum P4GN Bersinar diharapkan dapat membantu warga mengenali indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Pengguna Narkoba Didorong Mendapatkan Rehabilitasi

Selain pencegahan, BNN Empat Lawang juga menekankan pentingnya pendekatan rehabilitasi bagi masyarakat yang telah terlanjur menggunakan narkoba.

Andi mengajak keluarga dan masyarakat memberikan perhatian serta mendorong pengguna narkoba agar memperoleh penanganan yang tepat.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melalui pelaporan secara sukarela sehingga yang bersangkutan bisa mendapatkan akses layanan rehabilitasi sesuai ketentuan.

“Yang sudah terlanjur memakai kita dorong untuk direhabilitasi, baik melalui pengaduan maupun kesadaran masyarakat untuk membawa keluarganya mendapatkan pengobatan,” katanya.

Di sisi lain, BNN Empat Lawang mendorong optimalisasi peran tim terpadu P4GN pada setiap tingkatan pemerintahan.

Di tingkat kabupaten, tim dipimpin kepala daerah, sedangkan di tingkat kecamatan dan desa melibatkan camat serta kepala desa sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Andi berharap penguatan koordinasi tersebut membuat gerakan pencegahan narkoba tidak berhenti pada rapat atau kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, gerakan Bejeghum P4GN Bersinar dirancang agar dapat dilaksanakan tanpa membutuhkan biaya besar.

Namun, pelaksanaannya tetap memerlukan arahan pimpinan daerah, komitmen bersama, serta koordinasi yang baik antarpemangku kepentingan.

“Program ini tidak memerlukan biaya besar. Yang penting komando dari pimpinan dan semua pihak bergerak bersama-sama mengajak masyarakat melakukan P4GN,” ungkapnya.

Insan Pers Diajak Aktif Edukasi Bahaya Narkoba

BNN Empat Lawang juga mengajak insan pers berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada masyarakat.

Melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif, pesan pencegahan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kalangan, mulai dari lingkungan pribadi, keluarga, hingga masyarakat luas.

Keterlibatan pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi perempuan, masyarakat, dan media diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan serta pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Empat Lawang.

Dengan mengedepankan sinergi lintas sektor dan kearifan lokal, gerakan Bejeghum P4GN Bersinar diharapkan menjadi upaya berkelanjutan untuk mewujudkan desa yang bersih dari narkoba serta masyarakat yang sehat dan produktif, sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Nanda)