12/02/2026
9fed6e4556114773b50d98d47789de47

Murexs.com Muratara–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar operasi pasar murah sebagai upaya mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Muratara bekerja sama dengan Perum Bulog.

Operasi pasar murah berlangsung pada 9–20 Februari 2026 di tujuh kecamatan. Pelaksanaan hari pertama digelar pada Senin (9/2/2026) di Kecamatan Karang Dapo dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Selanjutnya, kegiatan akan dilaksanakan di Kecamatan Ulu Rawas pada 10 Februari, Kecamatan Lawang Agung pada 11 Februari, Kecamatan Karang Jaya pada 12 Februari, Kecamatan Rawas Ilir pada 13 Februari, Kecamatan Nibung pada 19 Februari, serta Kecamatan Rawas Ulu pada 20 Februari 2026. Pelaksanaan operasi pasar dimulai pukul 09.00 atau 10.00 WIB hingga selesai, menyesuaikan dengan kondisi di masing-masing lokasi.

Setiap kecamatan mendapatkan alokasi sebanyak 2 ton beras SPHP dan 1 ton minyak goreng. Dengan demikian, total distribusi mencapai 14 ton beras SPHP dan 7 ton minyak goreng. Beras SPHP dijual dengan harga Rp57.500 per sak (5 kilogram), sedangkan minyak goreng dijual seharga Rp15.700 per liter, dibawah harga pasar.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Muratara, Kodri SE M.A.P menyampaikan, bahwa operasi pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah bersama Bulog dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Pemkab Muratara dan Bulog menjadi kunci dalam memastikan ketersediaan serta pemerataan distribusi pangan di seluruh wilayah. Operasi pasar murah ini juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Kami mengajak masyarakat di lokasi pelaksanaan untuk memanfaatkan operasi pasar murah sebagai bentuk kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kesejahteraan serta stabilitas ekonomi daerah menjelang Ramadan,” tutupnya.

Yus.