11/03/2026
IMG-20260311-WA0022

Empat Lawang, Murexs.com – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang merespons isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan kelangkaan serta tingginya harga tabung gas elpiji 3 kilogram dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen di Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (10/03/26).

‎Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri, guna memastikan ketersediaan pasokan elpiji bersubsidi serta memantau harga penjualan di tingkat agen maupun pangkalan.

‎Dalam keterangannya, Fauzan Khoiri menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengecekan sementara, pasokan elpiji 3 kilogram dari pihak Pertamina masih dalam kondisi normal dan tidak mengalami pengurangan.

‎“Dari sisi pasokan tabung gas elpiji 3 kilogram masih tetap normal, tidak ada pengurangan dan tidak ada masalah dari Pertamina,” ujar Fauzan.



‎Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa terdapat kemungkinan ketidaksesuaian dalam rantai distribusi setelah gas tersebut sampai di tingkat agen maupun pangkalan.

‎“Ketika sampai kepada pihak agen kemudian ke pangkalan, di sini kemungkinan terjadi sedikit miss. Ini akan kita pelajari dan kita cari pola bersama pimpinan bagaimana bisa masyarakat sampai membeli tabung gas elpiji 3 kilogram dengan harga Rp30.000 bahkan Rp50.000,” katanya.

‎Lebih lanjut Fauzan menegaskan, stok dari distributor Pertamina tidak mengalami perubahan dan jumlahnya masih sama seperti sebelumnya.

‎Menurutnya, pemerintah daerah akan segera melakukan koordinasi bersama seluruh pihak terkait guna mencari solusi terhadap persoalan tersebut.

‎“Tindakan yang akan kita lakukan adalah duduk bersama, karena pemerintah punya tanggung jawab terhadap masyarakat. Rantai distribusi ini mulai dari warung, pangkalan, agen hingga pihak siswana migas yang memiliki izin dari pemerintah. Oleh karena itu kita akan duduk bersama dengan pangkalan, agen, pihak siswana, Pertamina serta Pemerintah Kabupaten Empat Lawang untuk menelusuri penyebabnya,” jelasnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, Sekda bersama rombongan juga meninjau langsung kondisi distribusi elpiji di lapangan serta berdialog dengan pihak agen terkait stok dan mekanisme penyaluran gas elpiji kepada masyarakat.

‎Selain memantau distribusi gas bersubsidi, rombongan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang juga melakukan pengecekan di Pasar Tebing Tinggi dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna memastikan harga serta ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

‎Kegiatan sidak tersebut turut diikuti oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Empat Lawang Haniran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Noperman Subhi, serta mendapat pendampingan dari jajaran Polres Empat Lawang dan TNI.

‎Pemerintah daerah juga mengimbau kepada agen dan pangkalan elpiji agar tetap mematuhi ketentuan distribusi serta tidak menjual gas bersubsidi di atas harga yang telah ditetapkan, demi menjaga stabilitas harga dan melindungi masyarakat. (Nanda)