08/05/2026
IMG-20260508-WA0013

Murexs.com, Muratara – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, kembali bertambah.

Satu korban yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit Muratara, Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia akibat luka bakar dan cedera serius yang dialaminya.

Dengan bertambahnya satu korban tersebut, total korban meninggal dunia dalam tragedi nahas yang terjadi pada Rabu (06/05/2026) itu menjadi 17 orang.

Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kasat Lantas AKP M A Karim membenarkan kabar duka tersebut saat dikonfirmasi awak media, Jumat (08/05/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Ya, benar, korban meninggal bertambah satu orang,” ujar AKP Karim.
Ia menjelaskan, korban mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.55 WIB saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Benturan keras antara Bus ALS dan truk tangki BBM menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah hingga terbakar.

Seluruh korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Hingga saat ini, Tim DVI Polri baru berhasil mengidentifikasi 10 korban meninggal dunia, yakni:
Aryanto (49), sopir truk tanki asal Lubuk Linggau
Martono (48), penumpang truk tanki asal Muratara
Alif (44), Sopir Bus ALS asal Jawa Tengah
Saf (50), Kenek Bus ALS asal Medan
Maleh (42), Kru Bus ALS asal Medan
Relodo, penumpang Bus ALS
Zulkifli, penumpang Bus ALS
Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS
Rani, penumpang Bus ALS
Bela, penumpang Bus ALS
Sementara itu, enam korban lainnya masih dalam proses identifikasi lanjutan oleh Tim DVI Polri.

Adapun korban selamat dalam insiden tersebut yakni Jumiatun (35) warga Pati, Ngadiono (44) warga Pati, serta M Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS asal Riau.

Tiga korban selamat mengalami luka bakar serius dan sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Rupit, sedangkan M Fadli hanya mengalami luka ringan.

Direktur RSUD Rupit, dr. Ladonna Sianturi, mengatakan hingga kini pihak keluarga masih berkoordinasi terkait pemulangan jenazah korban.

“Belum diketahui jenazah akan dibawa ke mana,” ujarnya.
(Rilis)