15/07/2026
IMG-20260616-WA0006


‎EMPAT LAWANG, Murexs.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Empat Lawang kembali melaksanakan kegiatan penggeledahan dan razia rutin di blok hunian warga binaan sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

‎Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (15/06/26) dan menyasar Blok 1A yang merupakan kamar hunian warga binaan wanita.

‎Razia yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Empat Lawang, Reza Yudhistira Kurniawan, ini merupakan bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memperkuat pengawasan keamanan serta memastikan kondisi lingkungan lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.

‎Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar hunian dan barang-barang milik warga binaan guna mengantisipasi adanya benda yang tidak diperkenankan berada di dalam lapas.

‎Kegiatan tersebut juga menjadi langkah preventif untuk mencegah masuknya barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

‎Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan beberapa barang elektronik yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian.

‎Meski demikian, razia tidak menemukan adanya barang terlarang berupa narkotika atau obat-obatan terlarang (nihil narkoba).

‎Seluruh barang hasil temuan telah didata dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan serta prosedur yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.

‎Kepala Lapas Kelas IIB Empat Lawang, Reza Yudhistira Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan razia rutin akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

‎“Razia rutin ini merupakan bentuk komitmen kami dalam melaksanakan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Kami akan terus meningkatkan pengawasan agar lingkungan lapas tetap aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal,” ujarnya.

‎Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui razia rutin tersebut, Lapas Kelas IIB Empat Lawang berharap dapat terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif sekaligus mendukung program pembinaan bagi seluruh warga binaan. (Nanda)