20/08/2026
20260820_165146

Muratara, Murexs.com – Langkah Pemerintah Desa (Pemdes) mendatangi kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Beliti membawa keluhan warga merupakan kepedulian serta menjalankan fungsi pelayanan publik. Hal ini biasanya dilakukan untuk mengatasi serta mencari solusi terbaik atas terjadinya masalah seperti seringnya terjadi pemadaman terjadwal maupun tak terjadwal, voltase tidak stabil, perluasan jaringan baru, atau tiang dan jaringan kabal listrik yang belum memadai serta membahayakan.

Abdul Soed, Kepala Desa Setiamarga didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Frengki beserta Murtin masyarakat desa setiamarga, menjelaskan bahwa langkah tersebut sebagai wujud nyata tindak lanjut atas keluhan warga terkait kendala listrik dari PLN, sekaligus bukti komitmen dan bentuk tanggung jawab serta perhatian penuh kami terhadap kenyamanan masyarakat.

Serta komitmen kami untuk terus kordinasi sekaligus menjalin komunikasi antara Pemerintah Desa dengan Ulp PLN Muara Beliti dalam pelayanan penerangan listrik kepada masyarakat.

“Kita sampaikan suara masyarakat, ada usulan serta keluhan yang kami sampaikan. Maka perlu solusi yang kita bahas bersama dengan pihak PLN” kata kades. Kamis (20/08/2026).

Lebih lanjut dikatakannya permasalahan yang terjadi adalah memastikan distribusi listrik sampai ke masyarakat tetapi kondisi saat ini masih ada beberapa Tiang Listrik belum permanen, akibatnya arus listrik rendah.

“Warga berinisiatif pakai tiang ala kadarnya bahkan nyantol di pohon. Selain membahayakan, arus listrik dua minggu terakhir ini tegangannya sangat rendah dan tidak stabil, sehingga tidak bisa untuk menghidupkan pompa air, lampu saja tidak terang apalagi kulkas dan televisi,” imbuhnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Frengki Ketua BPD Desa Setiamarga menjelaskan bahwa tujuan mendatangi PLN Muara beliti untuk mewakili masyarakat yang terdampak tegangan PLN tidak stabil dan berharap setelah ini segera ada solusi dan perubahan serta tindakan nyata dari pihak PLN sehingga tegangan bisa segera normal kembali.

“Hari ini saya dan pak kades menindaklanjuti keluhan masyarakat desa setia marga tentang keluhan tegangan spaning PLN yg drop dan kecil, semoga penyampaian kami cepat di tindak lanjuti pihak PLN agar tegangan nya normal kembali,” ungkapnya.

Sementara itu Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Beliti, Isai Bane Patris, menyampaikan kondisi terkini dimana untuk wilayah transubur sudah mejadi prioritas.
“Untuk wilayah Transubur Desa Setiamarga SP4 sudah menjadi prioritas kami kemudian selanjutnya keluhan warga Setia Marga akan kami sampaikan dan kordinasikan ke pihak PLN ULP Musi Rawas Utara (MURATARA) mengingat aset di Desa Setiamarga SP4 dan SP5 itu berada dibawah PLN ULP Muratara dan Sampai saat ini kami masih terus melakukan perbaikan jaringan di kecamatan muara lakitan,” ungkap isai Manager PLN (ULP) Muara Beliti.

Sebagai informasi dari ULP PLN Muara Beliti, untuk aset Kelistrikan di wilayah Trans Subur, Desa Setia Marga SP4 dan SP5, Kecamatan Karang Dapo (Kabupaten Musi Rawas Utara), secara administratif dan operasional di bawah naungan PT PLN (Persero) ULP Muratara yang masuk dalam wilayah kerja PLN UP3 Lubuklinggau, namun secara jaringan pasokan listrik sementara ini masih dari PLN ULP Muara Beliti sembari menunggu proses pemasangan jaringan baru dari PLN ULP Muratara. (**)