IMG-20260415-WA0062

‎EMPAT LAWANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Empat Lawang ajak awasi bersama setiap pangkalan gas LPG bersubsidi, Selasa (14/04/26).
‎
‎Belakangan di lapangan sebagian besar masyarakat dihantui dengan tingginya harga gas LPG bersubsidi di toko-toko ataupun warung.
‎
‎Masyarakat juga mengaku semakin bertambah gundah sebab kesulitan mendapatkan gas bersubsidi ini di pangkalan.
‎
‎Mereka pun mau tidak mau terpaksa harus menukar gas LPG bersubsidi 3 kg ke toko ataupun warung.
‎
‎Mereka juga mempertanyakan dari manakah toko ataupun warung-warung tersebut bisa menjual gas dengan harga tinggi sementara di pangkalan gas jarang terlihat.
‎
‎Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Empat Lawang, Ade Candra mengajak melakukan pengawasan bersama di pangkalan-pangkalan.
‎
‎“Pangkalannya ini sudah kita awasi mereka tidak boleh menjual gas 3 kg ke warung harus ke masyarakat langsung yang namanya pengecer ya pangkalan ini,” katanya.
‎
‎“Monitor penjualannya jika ada yang ganjil awasi di tingkat pangkalan ini laporkan,” sambungnya.
‎
‎Ia juga menyampaikan dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang Ketua Hiswana Migas Cabang Lahat yang juga membawahi Kabupaten Empat Lawang, pimpinan agen hingga pangkalan
‎
‎“Nanti mau kami agendakan untuk mengundang Ketua Hiswana, pimpinan agen dan pangkalan terkait kelangkaan dan tingginya harga gas di lapangan ini,” ungkapnya.
‎
‎Selain itu ia juga menyampaikan dalam kurun waktu sebelumnya pihaknya telah melakukan penyampaian himbauan untuk beberapa pangkalan agar menjual gas LPG 3 kg sesuai peruntukan dan HET yang berlaku.
‎
‎“Apabila ke depan terdapat indikasi yang menyalahi maka akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya. (Nanda)