Empat Lawang, Murexs.com – Warga Desa Mekarti Jaya 3B, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan, Senin (13/04/26).
Bayi tersebut ditemukan sekitar beberapa ratus meter dari bangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah setempat, dalam kondisi memprihatinkan.
Penemuan pertama kali dilakukan oleh Herwan, warga setempat yang akrab disapa Juk. Ia mengaku menemukan bayi tersebut saat hendak pulang setelah mengantar keluarganya bekerja.
“Pagi tadi saya mengantar orang rumah kerja di MBG. Pas pulang, sekitar 30 meter dari lokasi saya dengar suara bayi menangis. Waktu saya dekati, tangisannya berhenti. Tapi saat saya mau pergi, terdengar lagi, lalu saya lihat ternyata benar bayi,” ungkapnya ketika ditemui di rumahnya.

Setelah memastikan adanya bayi tersebut, Herwan langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas Satpol PP sekitar pukul 11:00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat langsung menuju lokasi dan mengevakuasi bayi untuk mendapatkan penanganan medis.
Pelaksana Harian (Plh) Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, Iptu Eko Setiawan, SH., M.Si, didampingi Kanit PPA Ipda Vincen, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengembangkan untuk mencari siapa orang tua bayi tersebut. Personel juga sudah turun ke tempat kejadian perkara,” ujarnya ketika diwawancarai di Mapolres Empat Lawang.
Sementara itu, bayi perempuan tersebut langsung dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Direktur RSUD Empat Lawang, dr. Devy Andrianti, menjelaskan bahwa bayi diterima melalui Unit Gawat Darurat pada pukul 11.55 WIB.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, bayi berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2,1 kilogram dan panjang 42 sentimeter. Lingkar kepala 28 sentimeter, lingkar dada 26 sentimeter, dan lingkar perut 24 sentimeter,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ditemukan bayi dalam kondisi tanpa pakaian, hanya dibalut kain berwarna merah. Pada bagian punggung terdapat alang-alang, serta ditemukan semut di sekitar tubuh bayi.
“Bayi langsung kami tangani sesuai prosedur. Setelah diperiksa oleh dokter spesialis anak, disarankan untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. Karena berat badan masih rendah, bayi juga membutuhkan inkubator,” tambahnya.
Menurutnya, dari pemeriksaan awal kondisi bayi tampak cukup baik, namun tetap memerlukan perawatan intensif mengingat diduga baru sekitar satu jam dilahirkan saat ditemukan.
“Saat ditemukan masih terdapat tali pusar, namun terlihat dipotong tanpa menggunakan alat medis seperti gunting,” ungkapnya.
Pihak rumah sakit belum dapat memastikan lamanya perawatan yang dibutuhkan, karena masih menunggu perkembangan kondisi bayi di bawah pengawasan dokter spesialis anak.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut. (Nanda)
