Murexs.com, Sumsel — Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta di Palembang menjadi korban pencurian sepeda motor di tempat kosnya di kawasan OPI, Kabupaten Banyuasin.
Aksi pelaku yang membawa kabur kendaraan korban terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV).
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Griya Sumsel Sejahtera OPI, Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.
Korban, Dina Lestari (18), mengatakan sepeda motor yang hilang merupakan Honda Beat Street berwarna hitam dengan nomor polisi BG 3263 JBS.
Saat kejadian, kendaraan tersebut terparkir di bawah tangga kos dalam kondisi terkunci setang.
“Motor diparkir seperti biasa di bawah tangga dan sudah dikunci setang,” ujar Dina, Sabtu (20/6/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang. Salah satu pelaku masuk ke area kos setelah membuka pagar secara perlahan, sementara seorang lainnya menunggu di luar.
Keduanya tampak mengenakan helm untuk menutupi identitas saat menjalankan aksinya.
Tidak membutuhkan waktu lama, pelaku yang masuk ke dalam area kos langsung mendekati motor korban dan diduga merusak sistem kunci kendaraan sebelum membawanya keluar.
“Dari CCTV terlihat satu pelaku masuk, sedangkan satu lagi menunggu di luar. Setelah berhasil menguasai motor, mereka langsung pergi,” katanya.
Korban mengaku baru mengetahui motornya hilang sekitar pukul 09.00 WIB saat hendak berangkat kuliah.
Saat keluar dari kamar dan menuju lokasi parkir, ia mendapati kendaraan yang biasa digunakan untuk aktivitas sehari-hari sudah tidak berada di tempat semula.
“Baru sadar waktu mau berangkat kuliah. Pas dicek, motor sudah tidak ada,” ujarnya.
Setelah mengetahui motornya hilang, korban bersama keluarga menelusuri sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil penelusuran, kedua pelaku diketahui sempat berkeliling di sekitar kawasan kos sebelum akhirnya melancarkan aksi pencurian.
Korban juga menyebut pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna hitam tanpa pelat nomor yang terlihat jelas.
Atas kejadian tersebut, keluarga korban telah melaporkan kasus pencurian itu ke Polda Sumatera Selatan. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku juga telah diserahkan kepada penyidik untuk membantu proses penyelidikan.
“Sekarang sudah dilaporkan ke polisi dan rekaman CCTV juga sudah diserahkan sebagai bahan penyelidikan,” kata Dina.
Hingga kini, kasus pencurian tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. Polisi diharapkan dapat segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku berdasarkan petunjuk yang terekam dalam kamera pengawas.***
