Murexs.com, Muratara — Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, SH. S. Ik. MH memimpin upacara apel siaga dan simulasi kathutbunla di wilayah Kecamatan Rawas Ilir.
Apel siaga dan simulasi Kathutbunla dilaksanakan di areak perkebunan di wilayah Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Selasa (9/6/2026).
Hadir saat upacara Kapolres Musi Rawas di Wakili Kapolsek Muara Lakitan AKP. Hendrawan, SH, Danyon TP Musi Rawas Utara, Kabagops Kompol. Zulfikar, SH. Staf Ahli Pemeritah Kabupaten Musi Rawas Utara, Danramil Rawas Ilir Kapten Inf. Abas. Kadis Pertanian Ade Meri Susanti, Kasat Pol PP Musi Rawas Utara . Kasat Intelkam Iptu . Baitul Ulum. Kasat Reskrim Iptu Nazirin, SH. Kasat Shabara Polres Musi Rawas Utara. Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah, SH. MH. Kapolsek Karang Dapo, Camat Rawas Ilir,Camat Karang Dapo.

Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, mengatakan saya selaku Kapolres Musi Rawas Utara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah menyelenggarakan Kegiatan ini.
“Melalui Kegiatan ini saya mengingatkan dan menghimbau agar seluruh masyarakat dan Perusahaan di Kabupaten Musi Rawas Utara untuk tidak membersihkan atau membuka lahan perkebunan/pertanian dengan cara membakar, ” Himbaunya.
Dikatakannya tindakan tegas akan diambil bagi siapapun yang terbukti sengaja melakukan pembakaran, karena Ancaman Asap sangat merugikan kesehatan, ekonomi dan lingkungan.
“Saya juga mengajak warga masyarakat untuk proaktif melaporkan titik api dan bersama sama lingkungan dari kebakaran, Hal ini juga mengacu kepada UU No 32 Thn 2009 dan UU No 41 Thn 1999 dimana setiap orang dilarang melakukan Pembakaran Hutan dan Lahan, ” Jelasnya.
Dikatakannya bencana Kebakaran merupakan peristiwa yang tidak kita inginkan, namun dapat terjadi kapan saja dan saja dan seringkali kebakaran terjadi akibat kelalaian kita sendiri serta kerugian yang ditimbulkan berupa materi tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa.
”Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan waspada dan harapannya peserta tidak hanya sekedar mendengarkan teori tetapi juga memahami tindakan penyelamatan dari darurat serta terampil menggunakan peralatan Mekanis, peralatan tangan, perlengkapan regu dan perlengkapan Data dan Informasi,”harapnya. (**)
