Murexs.com, Muratara–Program Bantuan Pangan (Bapang) dari pemerintah pusat kembali digulirkan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat. Kali ini, penyaluran bantuan menyasar diseluruh desa di tujuh Kecamatan kabupaten Musi Rawas Utara .
Program yang merupakan bagian dari kebijakan nasional melalui Badan Pangan Nasional ini menyasar ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) dari kelompok masyarakat rentan. Begitupun desa Sungai Baung kecamatan Rawas Ulu, Kamis , 25/06/2026 menyalurkan bantuan pangan ke 881 KPM.
Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan melibatkan perangkat desa, petugas pendamping, serta unsur terkait lainnya. Masyarakat yang telah terdata sebelumnya datang secara bergiliran sesuai jadwal yang telah ditentukan guna menghindari antrean panjang dan memastikan proses distribusi berjalan lancar. Setiap penerima diwajibkan membawa identitas diri sebagai bentuk verifikasi sebelum menerima bantuan.

Distribusi bantuan pangan ini didukung oleh Perum Bulog yang memastikan ketersediaan serta kualitas bahan pangan tetap terjaga hingga sampai ke tangan masyarakat. Bantuan yang disalurkan umumnya berupa beras 20Kg dan minyak 4 Liter sebagai komoditas utama yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat.
Pemerintah daerah melalui pihak kecamatan dan desa berperan aktif dalam proses verifikasi dan validasi data penerima manfaat. Langkah ini penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Program Bantuan Pangan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima manfaat di wilayah desa Sungai Baung. Kami memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran sesuai data yang telah diverifikasi,” ujar kades Sungai Baung Abdul Hallik.

Ia juga menambahkan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang masih berproses pemulihan,” tambahnya.
Sementara itu camat Rawas Ulu Ibu Hazarika menegaskan bahwa program BAPANG merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat. Selain sebagai upaya perlindungan sosial, program ini juga menjadi strategi pengendalian inflasi daerah melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Dengan pelaksanaan yang berjalan lancar di setiap desa tersebut, pemerintah berharap program bantuan pangan ini dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Monitoring dan evaluasi secara berkala juga akan terus dilakukan guna memastikan efektivitas, transparansi, serta ketepatan sasaran program nasional ini di tingkat bawah.
Nanda.
